Tanamkan Jiwa Wirausaha UBM Muda di SMP Santo Paulus 3. Universitas Bunda Mulia (UBM) kembali menunjukkan komitmen nyata dalam dunia pendidikan melalui program pengabdian masyarakat. Kali ini, tim dosen dan mahasiswa UBM menyambangi SMP Santo Paulus 3 Jakarta untuk menggelar workshop kewirausahaan kreatif. Kegiatan ini di lakukan guna memupuk mentalitas entrepreneur sejak dini kepada para siswa di tingkat sekolah menengah.
Dalam era digital yang berkembang pesat, kemampuan untuk melihat peluang bisnis di anggap sebagai keterampilan esensial. Oleh karena itu, materi yang di sampaikan tidak hanya bersifat teoretis, tetapi juga praktis agar para siswa dapat langsung mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Strategi Tanamkan Jiwa Wirausaha Sejak Usia Sekolah
Pendidikan kewirausahaan seringkali di anggap hanya relevan untuk mahasiswa atau orang dewasa. Namun, UBM percaya bahwa benih kreativitas harus di semai sejak masa remaja. Di SMP Santo Paulus 3, antusiasme terlihat jelas saat para siswa mulai di ajarkan cara mengidentifikasi masalah di sekitar mereka dan mengubahnya menjadi solusi bernilai ekonomi.
Inovasi Produk dari Bahan Sederhana
Salah satu fokus utama dalam sesi ini adalah pemanfaatan bahan-bahan yang ada di lingkungan sekitar untuk di jadikan produk bernilai jual. Para siswa di ajak untuk melakukan sesi brainstorming kelompok. Dalam tahap ini, setiap ide di hargai tanpa adanya batasan, sehingga daya imajinasi anak-anak dapat berkembang dengan maksimal. Produk kerajinan tangan hingga konsep kuliner sehat menjadi hasil pemikiran yang menarik dari para peserta.
Pentingnya Digital Branding untuk Remaja
Selain pembuatan produk, aspek pemasaran juga menjadi bahasan yang krusial. Mengingat para siswa SMP merupakan generasi digital native, materi mengenai penggunaan media sosial secara bijak untuk bisnis sangat di tekankan. Mereka di berikan pemahaman bahwa media sosial bukan sekadar alat komunikasi, melainkan platform kuat untuk membangun identitas sebuah merek atau branding.
Baca Juga : Kunjungan Industri UBM Serpong ke PT Yakult Indonesia
Kolaborasi Tanamkan JiwaWirausaha Akademisi dan Sekolah Menengah
Kegiatan ini merupakan sinergi yang sangat di nantikan oleh pihak SMP Santo Paulus 3. Melalui pendampingan dari para pakar dari UBM, di harapkan ada keberlanjutan dari minat wirausaha yang telah di picu. Dukungan penuh di berikan oleh pihak sekolah dengan menyediakan fasilitas dan waktu khusus bagi para siswa untuk bereksperimen dengan ide-ide mereka.
Peran Dosen Tanamkan Jiwa Wirausaha
Dosen-dosen UBM yang terlibat dalam kegiatan ini berperan sebagai mentor yang mengarahkan alur berpikir siswa. Mereka menggunakan pendekatan yang santai namun terstruktur agar materi yang berat dapat di terima dengan mudah. Teknik bercerita atau storytelling tentang tokoh wirausahawan sukses dunia juga di gunakan untuk memotivasi para siswa agar tidak takut gagal dalam mencoba hal baru.
Transformasi Kurikulum Melalui Praktik Lapangan
Kunjungan ini juga menjadi bukti bahwa kurikulum sekolah dapat di perkaya melalui kolaborasi eksternal. Dengan adanya keterlibatan universitas, wawasan yang di dapatkan siswa menjadi lebih luas dan mutakhir. Hal ini sejalan dengan visi pendidikan nasional yang mendorong adanya kemandirian dan keterampilan praktis di luar buku teks pelajaran formal.
Tanamkan Jiwa Wirausaha Harapan Masa Depan
Melalui program “UBM Tanamkan Jiwa Kewirausahaan Muda di SMP Santo Paulus 3″, di harapkan muncul bibit-bibit pengusaha baru yang tangguh di masa depan. Semangat yang di tularkan oleh tim Universitas Bunda Mulia di harapkan tidak berhenti pada hari workshop saja, melainkan menjadi gaya hidup bagi para siswa. Kemandirian ekonomi bangsa di masa depan sangat bergantung pada sejauh mana generasi muda saat ini di persiapkan untuk menghadapi tantangan pasar global yang semakin kompetitif.